Karbon Monoksida

coKarbon Monoksida (CO) merupakan senyawa tak berasa, tak berwarna, dan tak berwarna. Senyawa ini memiliki tingkat toksisitas yang tinggi. Karbon monoksida terbentuk sebagai akibat pembakaran hidrokarbon yang kurang sempurna. Sumber CO yang paling banyak berasal dari gas buangan bahan bakar fosil.

a CxHy+ b O2 → c CO + d CO2 + e H2O

Karbon monoksida pertama kali ditemukan oleh de Lassone pada tahun 1776 ketika ia memanaskan seng oksida dengan kalsium karbonat. Semula ia menduga gas yang dihasilkan berupa hidrogen karena memberikan nyala berwarna biru. Baru pada tahun 1800, ilmuwan Inggris bernama William Cumberland Cruickshank mengidentifikasikannya sebagai senyawa yang mengandung karbon dan oksigen.

Karbon monoksida merupakan salah satu polutan udara yang berbahaya karena apabila masuk ke sistem pernapasan akan menyebabkan manusia yang menghirupnya akan mengalami sesak napas. Hal ini diakibatkan CO jauh lebih mudah berikatan dengan haemoglobin darah membentuk karboksi-haemoglobin daripada oksigen dengan haemoglobin sehingga asupan oksigen di dalam tubuh menjadi berkurang. Selain itu CO juga merupakan prekursor dalam pembentukan senyawa toksik dan berbahaya lainnya seperti NO2 dan ozon permukaan.

2001 <> 2002 <> 2003 <> 2004 <> 2005 <> 2006 <> 2007 <> 2008 <> 2009 <> 2010

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.