Ozon Permukaan
Ozon (O3) adalah senyawa kimia yang terbentuk dari 3 atom Oksigen. Senyawa ini merupakan alotrop dari oksigen yang bersifat kurang stabil daripada oksigen. Pertama kali ditemukan oleh Christian Friedrich Schoenbein di tahun 1840, senyawa ini berasal dari kata ‘ozein’ (Yunani) yang berarti bau, karena aroma aneh yang ditimbulkan pada badai halilintar. Rumus molekul ozon, O3, diberikan oleh Jacques-Louis Soret dan dikonfirmasikan oleh Schoenbein di tahun 1867.
Konsentrasi ozon yang di atmosfer bumi mencapai 0.00006 % dari total. Keberadaannya di atmosfer bumi tersebar di dua lapisan terbawah atmosfer, yakni stratosfer dan troposfer. Di lapisan stratosfer, lapisan ozon yang ada di sana sangat berguna untuk melindungi bumi dari radiasi sinar ultraviolet yang dipancarkan oleh matahari. Berbeda dengan ozon stratosferik, ozon yang berada di lapisan troposfer sebaliknya sangat berbahaya bagi manusia. Meskipun jumlahnya hanya sebesar 8 % dari total konsentrasi ozon di atmosfer, ozon troposferik dianggap sebagai salah polutan udara karena pada konsentrasi yang tinggi, senyawa ini dapat mengganggu kesehatan terutama pada sistem pernapasan. Selain itu senyawa ini juga merupakan salah satu komponen terbentuknya kabut asap yang sangat berbahaya yang disebut dengan ‘smog’.
Ozon troposferik tersebar pada ketinggian 10-18 km dari permukaan bumi. Proses terbentuknya ozon troposferik terjadi karena adanya senyawa-senyawa prekursor seperti oksida nitrogen (NOx), karbon monoksida (CO), dan senyawa organik yang mudah menguap (Volatile Organic Compounds/VOC), yang bereaksi dengan bantuan cahaya matahari. Pembentukan ozon troposferik melalui karbon monoksida dimulai dengan reaksi CO dengan radikal hidroksil membentuk atom H dan karbon dioksida. Atom H yang terbentuk akan bereaksi secara cepat dengan oksigen membentuk radikal peroksi (HO2).
-
- OH + CO → H + CO2
- H + O2 → HO2
Radikal peroksi yang terbentuk kemudian bereaksi dengan NO membentuk NO2 yang kemudian mengalami fotolisis dan salah satu atom O akan bereaksi dengan oksigen membentuk ozon.
-
- HO2 + NO → OH + NO2
- NO2 + hν → NO + O
- O + O2 → O3
Reaksi pembentukan ozon melalui VOC jauh lebih kompleks, namun memiliki reaksi yang sama pada tahapan kritis dalam pembentukan ozon yaitu reaksi radikal peroksi dengan NO.
2001 <> 2002 <> 2003 <> 2004 <> 2005 <> 2006 <> 2007 <> 2008 <> 2009 <> 2010