Polutan Organik
Persistent Organic Pollutants (POPs) merupakan senyawa organik yang memiliki kemampuan untuk dapat bertahan lama di lingkungan karena resistensi senyawa-senyawa ini terhadap proses degradasi baik secara kimia, biologi, dan fotolisis. POPs juga bersifat sukar larut di dalam air tetapi cenderung larut dalam lemak yang menyebabkan senyawa ini lebih mudah terakumulasi di dalam jaringan makhluk hidup. Selain itu, senyawa ini juga bersifat semi volatil sehingga dapat berada dalam fase uap ataupun terserap di dalam partikel debu. Sifat ini menyebabkan POPs dapat menempuh jarak yang jauh di udara (long-range air transport) sebelum akhirnya terdeposisi di bumi.
Sejak bulan Maret 2005, Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) Bukit Kototabang melakukan pengukuran konsentrasi POPs. Pengukuran ini dilakukan melalui kerjasama SPAG Bukit Kototabang melalui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dengan Environment Canada sebagai bagian dari jaringan pasif sampling udara secara global (Global Air Passive Sampling Network). Sebagai stasiun referensi udara bersih di Indonesia dan digolongkan dalam kategori background area pada pengukuran konsentrasi POPs, menarik untuk dilihat bagaimana distribusi senyawa POPs baik secara global maupun spesifik di SPAG Bukit Kototabang serta mengkaji kemungkinan dampak POPs bagi kesehatan.
2005 >> Periode II <> Periode III <> Periode IV
2006 >> Periode I <> Periode II <> Periode III <> Periode IV